Pengurangan Pekerja (PHK) akan Capai 42.242 Orang

Ditulis pada Jumat, 19 Februari 2010 | Dilihat 1765 kali

DEPARTEMEN Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakerrans) merilis data resmi jumlah pengurangan tenaga kerja (layoff) per 21 November 2008. Jumlah Pekerja yang akan mengalami layoff akan mencapai 42.242 orang di seluruh Indonesia.

Setidaknya terdapat 22.326 Pekerja yang direncanakan akan terkena PHK dan hampir 19.916 Pekerja yang akan dirumahkan. Hal itu terjadi akibat tekanan ekonomi global yang memicu problem bahan baku impor, penyusutan pasar ekspor, dan pelemahan rupiah hingga melampaui 12.000 per dollar AS. Kalkulasi bisnis perusahaan kacau dan berujung pada layoff pekerja.

Melalui angka itu Pemerintah berjanji akan melakukan pemantauan lanjutan untuk memastikan terpenuhinya hak para pekerja yang terkena PHK.

"Kan sebelum mau PHK harus lapor. Jadi, dinas atau Pemda setempat sudah memastikan bahwa hak-hak terpenuhi atau masih memerlukan negosiasi lagi, seperti soal kompensasi atau pesangon," jelas Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Depnakertrans Mitra Maria Hanartani kepada Media Indonesia di Jakarta kemarin.

Menurut Mira, layoff pekerja terjadi di sektor Garment dan pertambangan yang berlokasi di Jabar, Jateng, Sumut, Kalteng, dan Maluku. Situasi aktualnya, jumlah pekerja yang terkena PHK diperkirakan bisa lebih besar lagi. "Informasi antara rencana rencana PHK dan PHK sering kali campur aduk. Tapi karena sudah ada rencana PHK, biasanya sudah jadi," kata dia.

Pemerintah, kata Mira, mengaku sulit mengupayakan lapangan pekerjaan baru bagi para penganggur baru ini. Meski demikian, Pemerintah akan mencari formula untuk mengantisipasi ledakan pengangguran yang muncul akibat rencana layoff tersebut.

Diluar negeri, krisis keuangan mengancam nasib sekitar 300 ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di sektor manufaktur di Malaysia. Total jumlah TKI di Malaysia sekitar 2 juta orang, dan hanya 1,2 juta TKI yang dikategorikan legal.

"Tentu nanti akan ada dampaknya karena order berkurang, barang-barang yang diproduksi pabrik berkurang, tentu akan ada pengurangan tenaga kerja," kata Dubes RI untuk Malaysia Dai Bachtiar di Kantor Wapres, Jakarta.

(Media Indonesia 25 November 2008)

 

 

Berita yang lainnya

Statistik

Berikut Statistik :

Iklan Lowongan Kerja : 36 iklan
Iklan Profile Pelamar : 9355 iklan
Data Pelamar : 71798 pelamar
Data Perusahaan : 16314 perusahaan

Online Support

Yahoo!Messenger
CS 1
CS 2
CS 3
CS 4
 
Marketing Support : 0856 732 1414
SMS Center : 0856 732 1414
Facsimile : 021-5636275
Email : info@carijob.co.id